Video RSUD Tugurejo
Sistem Informasi Eksekutif
SIE
Pengaduan Masyarakat

Laporgub Jateng

BPJS Kesehatan
Kementrian Kesehatan
SPGDT
JDI Hukum
Counter Site
free counters

DSC_0035

DSC_0039

DSC_0151

Pendidikan kemasyarakatan adalah upaya penyampaian informasi kesehatan kepada masyarakat mengenai tindakan yang harus dilakukan apabila terjadi musibah yang membutuhkan pertolongan segera. Bila musibah datang biasanya akan menimbulkan kepanikan pada korban maupun orang sekitarnya. Hal ini menyebabkan korban terlambat ditolong, atau salah pananganan ditambah lagi masyarakat kurang pengetahuan dalam memberikan pertolongan pertama.

Musibah bisa terjadi kapan saja dan dimana saja.  Usaha preventif harus selalu dilakukan, namun apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka masyarakat  harus siap mengantisipasi, sehingga korban  bisa diatasi sebelum dirujuk ke Rumah Sakit. Pertolongan pertama pra rumah sakit merupakan tindakan yang sangat penting.  Kesalahan dalam penanganan pra rumah sakit akan berakibat fatal bagi korban.

Penanganan kegawatdaruratan bagi awam perlu disebarluaskan kepada masyarakat.  Sehingga masyarakat dapat memberikan pertolongan pertama apabila terjadi musibah atau bencana, sebelum mendapat pertolongan medis di Rumah sakit.

Apapun penyebab kejadian kegawatdaruratan di masyarakat, pada prinsipnya penyelamatan pasien merupakan suatu kegiatan yang diprioritaskan. Oleh sebab itu masyarakat harus mampu/ terampil dan dapat menanggulangi kejadian tersebut sedini mungkin guna mencegah terjadinya kecelakaan.

Oleh karena itu, masyarakat perlu diberi edukasi mengenai kegawatdaruratan yang sering terjadi baik di masyarakat maupun di dalam keluarga. Maka melalui Kegiatan Pendidikan Kemasyarakatan, perlu dilakukan pelatihan kegawatdaruratan bagi awam.  Dengan mengedepankan partisipasi masyarakat dalam penanganan kegawatdaruratan akan meminimalkan terjadinya resiko keparahan.

RSUD Tugurejo sejak tahun 2007 secara rutin telah menyelenggarakan pendidikan kemasyarakatan yang dikemas dengan kegiatan save community .  Untuk tahun 2013 ini pendidikan kemasyarakatan dilaksanakan pada tanggal 2-4 April di Auditorium RSUD Dr Adhyatma, MPH dengan peserta Ibu-ibu Kader PKK, Dharma Wanita, Pembina Pramuka dan Tokoh Masyarakat yang diwakili oleh organisasi kemasyarakatan dan tokoh masyarakat di sekitar RSUD Tugurejo.

Kegiatan pendidikan kemasyarakatan yang diselenggarakan oleh RSUD Tugurejo ini bertujuan untuk :Memberdayakan masyarakat melalui peningkatan pengetahuan kesehatan dan ketrampilan mengenai kegawatdaruratan di lingkungan sekitarnya sehingga dapat memberikan pertolongan dengan baik dan benar untuk mencegah akibat yang lebih fatal.

  1. Memberikan pemahaman yang benar mengenai jenis-jenis penyakit dan pengobatan yang bisa dilakukan oleh awam.
  2. Meningkatkan kesaradaran masyarakat untuk berperan serta dalam penanganan bencana / musibah sebelum mendapat bantuan medis.
  3. Memberi pengetahuan mengenai kasus-kasus kegawatdaruratan yang bisa mendapat penanganan pertama dari awam.
  4. Memberikan bekal ketrampilan kepada masyarakat  dalam penanganan kasus kegawatdaruratan bagi awam pra Rumah Sakit.

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan berbagai materi yang disampaikan oleh Dokter spesialis RSUD Tugurejo mengenai :

  1. Penyakit Stroke
  2. Diabetes Militus
  3. HIV/Aids
  4. TB Paru
  5. Kesehatan Reproduksi
  6. Demam pada anak
  7. Patah Tulang
  8. Mengenal obat
  9. PPKPA
  10. Sistem Penanganan Kegawatdaruratan Terpadu

kegiatan ini adalah masyarakat

Sedangkan pada hari ketiga peserta mendapatkan kesempatan untuk mengikuti “skill stations” yaitu praktek penanganan gawat darurat bagi awam, berupa praktek RJP (resusuitasi jantung paru), transportasi/ mobilisasi, initial assesment, dan pemberhentian pendarahan. Pendidikan kemasyarakatan ini mendapat respon yang sangat bagus dari masyarakat,  seluruh peserta mengikuti dengan antusias dan merekomendasikan agar kegiatan ini terus dilaksanakan karena sangat bermanfaat.

Print Friendly

Comments are closed.